Cara Mengaktifkan USB Debugging di Semua HP Xiaomi

Pada semua perangkat Android sudah tersedia fitur USB Debugging, khususnya di Xiaomi. Lalu apa saja menfaat dari enable opsi developer untuk kebutuhan ponsel? Bagi orang awam memang tidak begitu dimengerti, tapi banyak sekali kelebihan dan manfaat yang bisa digunakan seperti untuk proses unlock bootloader, pasang twrp, dan lainnya. Di artikel ini saya akan bahas tutorial cara mengaktifkan USB debugging di semua hp Xiaomi atau Redmi (sama).

Cara Mengaktifkan USB Debugging di Semua HP Xiaomi

Cara mengaktifkan USB debugging ini berlaku untuk MIUI 7/8/9/10 sampai yang paling terbaru. Langkah-langkahnya meskipun beda tipe akan tetapi sama dan jika pun ada perbedaan paling tata letaknya saja yang berubah. Berlaku juga untuk semua chipset mau itu Mediatek atau Snapdragon.

Fungsi Mengaktifkan USB debugging di Xiaomi

  • Untuk enable Unlock Bootloader
  • Memasang TWRP
  • Menyambungkan kabel USB ke Laptop
  • Proses Flashing
  • Menditrksi perangkat ke PC dengan otomatis
  • Melakukan installasi melaluli ADB
  • dan masih banyak lagi

Langkah dan Cara Mengaktifkan USB Debugging di Semua HP Xiaomi

1. Masuk ke Setting / Pengaturan
2. Lalu pilih About Phone / Tentang Ponsel
3. Ketik pada Build Number 7 kali, dan nanti ada notif “You are now developer” atau “Anda sudah jadi Pengembang”

4. Kembali ke menu Setting, dan pilih Additional Setting
5. Pilih Developer Options
6. Pilih USB Debugging, geser ke kanan untuk aktifkan, dan ok

Sekarang USB debugging di Xiaomi sudah aktif.

Tambahan: aktifkan juga Fitur OEM Unlocking, fungsinya untuk selalu menyambungkan perangkat ke komputer dengan otomatis.

Sebenarnya tidak hanya pada ponsel Xiaomi saja, di Android phone manapun juga terdapat fitur Opsi Developer yang bisa di aktifkan dengan cara yang sama. Bahkan sebelumnya saya sudah membahasnya di artikel lain, agar lebih memudahkan lagi untuk user Xiaomi saya buat ulang kembali.

Itulah cara mengaktifkan USB debugging di Semua HP Xiaomi dengan mudah. Gunakan fitur ini dengan sebaiknya-baiknya, karena suatu nanti akan dibutuhkan untuk keperluan yang mendesak seperti flashing saat ponsel Bootloop dan lainnya.

Artikel lainnya

Tinggalkan Pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.